Tuesday, November 18, 2014

Membuat Asam Cuka





Asam asetat adalah bahan yang banyak dibutuhkan oleh industri atau konsumen rumah tangga. Asam asetat berfungsi meningkatkan kadar keasamaan media dalam proses produksi seperti pada proses pembuatan nata de coco, penambah cita rasa makanan, memperbaiki flavor dan pengawet pada pembuatan acar, antiseptic, mencegah pertumbuhan jamur roti, dan lain-lain. Asam aseta memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, sehingga merupakan peluang bisnis yang menjajikan. Proses pembuatan asam asetat juga relatif sederhana dan investasi juga tidak terlalu tinggi.
Pembuatan asam asetat dapat menggunakan bahan seperti buah buahan, kulit nanas, pulp kopi, dan air kelapa. Hasil dari fermentasi asam asetat sering disebut sebagai vinegar yang berarti sour wine. Vinegar berasal dari bahasa Perancis, vindiger (vin=wine, digger=sour). Pada saat ini cuka atau vinegar dibuat dari bahan kaya gula seperti buah anggur apel, nira kelapa, malt, gula sendiri seperti sukrosa dan glukosa, dimana pembuatannya melibatkan proses fermentasi alkohol dengan menggunakan mikroba saccahromyces cerevisiae dan fermentasi asetat dengan menggunakan mikroba Acetobacter aceti secara berimbang.
Komposisi vinegar tergantung dari bahan baku, proses fermentasi menjadi alkohol dan fermentasi alkohol menjadi asam cuka, pengeraman, serta penyimpanan. Dari Food and Drugs Administrator (FDA) USA, definisi vinegar sebagai berikut: vinegar, cider vinegar, aplle vinegar dibuat dari juice apel yang difermentasikan menjadi alkohol dan difermentasikan lebih lanjut menjadi asam cuka. Wine vinegar, grape vinegar sama dengan diatas hanya bahan bakunya dari anggur. Selain itu, ada yang disebut malt vinegar, sugar vinegar dan glukosa vinegar.
Cara pembuatan asam asetat skala lab adalah sebagai berikut:
I. Bahan dan Alat
1.            Bahan
 •            Starter asetat
•             Sari buah nanas
•             Alkohol
•             Vinegar
•             Indikator PP
•             NaOH
•             Glukosa anhidrit

 2.           Alat
 •            Buret, statif, klem
•             Labu takar
•             Erlenmeyer
•             Beaker glass
•             Pipet
•             Kompor listrik
•             Gelas ukur
•             Aerator

II.            Cara Kerja
Pembuatan Starter
a)            Memasukkan bahan dasar air legen ke dalam beaker glass.
b)            Larutan dipasteurisasi pada suhu 60 0C selama 30 menit.
c)            Dinginkan larutan sampai suhu kamar atau 30 0C.
d)            Tambahkan alkohol dan glukosa anhidrit
e)            Menetralkan pH (pH = 7)
f)             Menutup rapat erlenmeyer dengan aluminium foil
g)            Aerasi selama 7 hari

Pembuatan Asam Asetat
a)            Membuat larutan alkohol dan larutan vinegar
b)            Mengukur volume starter
c)            Mencampurkan larutan alkohol dan larutan vinegar ke dalam sari buah sebagai media fermentasi
d)            Mengatur pH larutan media fermentasi
e)            Mencampurkan starter ke dalam media
f)             Mengukur volume awal dan massa jenis sebelum fermentasi

g)            Aerasi campuran tersebut dalam proses fermentasi dengan titrasi asam basa
Rating: 4.5 out of 5

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►

Total Pageviews

Jual Aneka Media Mikroba Dan Jasa Uji Lab

AGROTEKNO-LAB

AGROTEKNO-LAB
Jual Aneka Jenis Mikrobia Untuk Industri Dan Penelitian

Aspergillus niger

Aspergillus niger
Untuk fermentasi pakan ternak

agrotekno77@gmail.com

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
There was an error in this gadget
There was an error in this gadget
 

Copyright © 2012. MITRA AGROBISNIS DAN AGROINDUSTRI. Telp. 087731375234 - All Rights Reserved Template IdTester by Blog Bamz